6 Strategi Bisnis di Bulan Ramadhan agar Tetap Stabil

trategi Bisnis di Bulan Ramadhan
Source : assets.digination.id

Bulan suci Ramadhan selalu umat muslim nantikan setiap tahunnya. Selain dapat beribadah secara maksimal, momen hadirnya bulan ini juga bisa Anda gunakan untuk berdagang. Terdapat beberapa strategi bisnis di bulan Ramadhan yang bisa menaikan keuntungan.

Inilah 6 Strategi Bisnis di Bulan Ramadhan agar Tetap Stabil

Semakin giat berjualan di bulan Ramadhan merupakan hal yang lumrah. Selain membuat Anda tidak malas saat menjalankan ibadah, meningkatkan produktivitas dagangan di bulan Ramadhan bisa sangat menguntungkan untuk pelaku bisnis. Berikut adalah 6 strategi bisnis di bulan Ramadhan :

1. Menyiapkan Persedian Produk yang Cukup

Source : ilovelife.co.id
Source : ilovelife.co.id

Salah satu taktik terbaik agar pendapatan semakin meningkat di bulan Ramadhan adalah mempersiapkan sistem inventory dengan sangat baik. Apabila Anda berbisnis di industri makanan dan konveksi, maka hal ini merupakan elemen penting.

Baca Juga : 6 Teknik Promosi Bisnis di Instagram agar Keuntungan Meningkat Drastis

Menjelang lebaran khususnya 7 hari terakhir bulan Ramadhan akan sangat ramai pembeli terutama dalam bisnis makanan dan konveksi seperti pakaian dan lainnya. Bisnis Anda akan lebih aman dan terjaga jika elemen persedian produk ini dapat terkontrol dengan sangat baik.

2. Usahakan Menyediakan Gudang Penyimpanan Khusus

Source : koinworks.com
Source : koinworks.com

Strategi bisnis di bulan Ramadhan agar tetap stabil adalah dengan memperhatikan gudang penyimpanan produk. Pembelian dalam jumlah banyak biasanya akan berdampak pada biaya penyimpanan yang tanggung.

Hal ini bisa terjadi lantaran jumlah produk dalam penyimpanan bertambah maka sewa gudangnya pun akan naik. Maka dari itu, usahakan untuk menghitung secara tepat biaya gudang penyimpanan agar barang atau produk tidak tanggung. Alangkah baiknya lagi jika ada gudang penyimpanan khusus ini.

3. Memperhatikan Safety Stock dan Lead Time

Source : lh5.googleusercontent.com
Source : lh5.googleusercontent.com

Strategi bisnis di bulan Ramadhan agar tetap stabil selanjutnya adalah memperhatikan batas aman barang. Safety Stock atau batas aman barang dan Lead Time memang tidak memiliki pengaruh ketika bulan Ramadhan mulai memasuki awal awal.

Akan tetapi dampaknya mulai terasa ketika sudah mendekati hari lebaran. Apabila sistem dan pengelolaan safety stock dan lead time Anda buruk maka proses penjualan produk bisa terhambat. Maka dari itu, usahakan untuk menghitung secara tepat semua elemen yang berkaitan dengan Safety Stock ini.

4. Perbanyak Promo dan Paket Khusus Ramadhan dalam Produk

Source : seekpng.com
Source : seekpng.com

Strategi bisnis di bulan Ramadhan agar tetap stabil lainnya adalah membuat promo dan juga produk khusus Ramadhan. Hal ini selain dapat menjaga penjualan Anda tetap stabil bisa juga meningkatkan omset secara signifikan. Contoh pembuatan promo bulan ramadhan ini misalnya beli satu gratis 1.

Khusus bulan Ramadhan beberapa produk mendapatkan penurunan harga dengan tambahan sedikit souvenir berbau bulan suci ini. Lakukan beberapa hal yang tetap bisa mengundang para costumer sehingga produk dan dagangan Anda tidak pernah sepi.

5. Membuat Produk Khusus Lebaran

Source : jnewsonline.com
Source : jnewsonline.com

Strategi bisnis di bulan Ramadhan agar usaha tetap stabil selanjutnya tentu saja untuk tidak membuang kesempatan besar ini. Buatlah sebuah produk khusus bulan ini sesuai dengan bidang usaha Anda masing masing. Jika makanan mungkin dapat menghadirkan jenis makanan berbau Ramadhan seperti rasa tertentu dan lainnya.

Baca Juga : 6 Hal Menarik Tentang Pantai Wantopi Yang Harus Diketahui

Sementara jika bisnis Anda berada di di industri konveksi, maka membuat desain baju atau pakaian khusus Ramadhan juga sangat efektif menarik peminat. Momen besar seperti ini ini memang jadi kesempatan besar dalam mempromosikan produk baru sehingga orang cepat mengenalnya.

6. Menambah Jam Pelayanan

Source : i0.wp.com
Source : i0.wp.com

Semakin keras bekerja maka makin besar keuntungan bisa Anda peroleh. Momen kehadiran bulan suci Ramadhan juga bisa pelaku usaha manfaatkan untuk merubah dan menambah jam pelayanan. Pola hidup masyarakat akan sedikit berubah saat bulan ini datang.

Biasanya perusahaan hanya melayani para customer di jam kerja saja. Akan tetapi, di masa bulan Ramadhan dengan berbagai promonya, cobalah untuk merubah sedikit jam pelayanan sesuai dengan aktivitas para costumer, hal ini akan membuat para costumer tetap mendapatkan pelayanan terbaik.

Demikian informasi mengenai 6 strategi bisnis di bulan Ramadhan agar usaha tetap stabil. Banyak elemen yang sebenarnya dapat menjadi bukti dalam usaha bahwa bulan ini memang pembawa berkas dari segi keuntungan jika Anda manfaatkan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *