Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Manakah Film Terbaik Versimu? Berikut Cara Melihat The Best Movie tanpa Trailer

Banyak masyarakat yang memanfaatkan trailer sebelum menyaksikan sebuah film, tetapi ternyata ada cara lain tanpa mengandalkan sebuah trailer. Keberadaan trailer sendiri memang sudah satu paket untuk memberikan gambaran kepada target penontonnya, kegunaannya mirip dengan sinopsis.

Beberapa Tips Memilih The Best Movies Without Trailer

Sinopsis sendiri bentuk gambaran melalui sebuah kalimat sederhana garis besar ceritanya, trailer hadir dalam versi lebih jelas yaitu cuplikan adegan filmnya. Dari situlah mengapa penggemar film selalu memanfaatkannya, namun berikut ini ada beberapa tips memilih film bagus tanpa trailer.

1. Lihatlah Siapa Aktor atau Artis Pemeran Utamanya

Source : amazon.com

Kualitas sebuah film biasanya akan terlihat dari siapa yang memainkannya. Tips pertama ini sudah banyak digunakan oleh penikmat film karena menjadi alternatif memilih termudah ketika bingung memutuskan mana pilihan tepatnya. Tanpa disadari prosentase terkenal dari pemainnya juga bisa dijadikan kunci.

Semakin terkenal pemainnya, tentu saja harga pembayarannya lebih tinggi sehingga film tersebut harus berkelas. Menurut beberapa informasi, artis dan aktor dengan prestasi mengagumkan akan selektif dalam memilih film-film yang akan dibintanginya. Ambil contoh saja semua pemain Marvel Universe.

2. Keterkaitan antara Judul dan Genre Filmnya

Source : woadnepr.blogspot.com

Kadang ada beberapa film yang mempunyai judul tidak berkaitan dengan jenis genrenya. Bukan itu saja, ada juga judul serta visual dalam posternya unpredictable sehingga penonton akan terkecoh disitu. Namun anehnya film-film dengan ciri semacam itu malah mempunyai alur serta cerita tak terduga.

Hati-hati untuk kalian benci dengan film bergenre horor-thriller, karena dari visual poster hingga judulnya tidak akan menunjukkan bahwa mereka memberikan adegan pembantaian sadis. Bagi penilaian pribadi, namanya genre horor seharusnya yang tampak adalah hantu bukan pembunuh kejam.

3. Meneliti Lagi Berasal dari Rumah Produksi Mana

Source : thenationalnews.com

Rumah produksi sebuah film ternyata juga sangat mempengaruhi kualitas film-filmnya. Bagi mereka yang sudah mempunyai nama seperti Warner Bros, Universal Studio, Disney, Blumhouse, dan masih banyak lagi. Biasanya penikmat film akan mempunyai satu andalan lalu menjadi patokan memilih filmnya.

Contoh saja pribadi diri sendiri, jika sudah keluaran dari Warner Bros tidak perlu lagi diragukan kualitasnya karena acuannya melalui karya sekuel film Harry Potter yang sangat mendunia. Dari situlah mengapa rumah produksi tersebut selalu dipilih menjadi andalan ketika memilih sebuah film.

4. Menilai dari Tampilan Posternya

Source : menprovement.com

Sama seperti memilih drama serial, memang benar jika visual selalu berbicara lebih keras dibandingkan dengan lainnya. Oleh sebab itulah melihat karya posternya biasanya lebih menarik para penonton agar melihat film tersebut. Tidak heran jika setiap film selalu berusaha dalam penggambaran visualnya.

Apalagi dijaman yang serba modern sekarang, membagikan berbagai informasi tentang sebuah film lebih seru melalui sebuah media sosial. Disana sangat terkenal dengan ramainya digital marketing sehingga visual terbaik akan memenangkan hati penonton secara massive tentunya.

5. Jangan Pernah Ikut-ikutan Mengikuti Film Sekuel

Source : cinemablend.com

Berbeda dengan drama serial, beberapa film juga sudah banyak yang mengeluarkan film sekuel sehingga akan mengeluarkan beberapa seri secara berurutan. Biasanya film jenis ini diadaptasi dari sebuah novel, contoh saja Twilight, Harry Potter, The Hunger Games, The Maze Runner, Divergent dan masih banyak lagi.

Nah, untuk diantara serinya ada beberapa yang memang mempunyai jumlah penonton tinggi terkadang membuat beberapa orang ikut-ikutan ingin melihatnya. Jangan pernah melakukannya karena bukan menikmati alhasil kalian malah mati kutu karena tidak tahu bagaimana jalan cerita dari seri pertamanya.

6. Ikuti Kata Hati akan Memilih yang Mana

Source : ohsogeeky.com

Mengikuti kata hati tentu saja tips terakhir karena bagi kalian yang merupakan penggemar film sejati bisa tahu mana film terbaik, biasa saja, dan bahkan jelek. Tanpa melihat trailer pun untuk orang-orang seperti itu tentunya sangat mahir dalam memilih film terbaik versinya sendiri.

Menurut pengalam pribadi, hati tidak pernah salah ketika mengucapkan bahwa harus melihatnya karena bagus pastinya. Endingnya memang film tersebut terbaik, bahkan ternyata memenangkan beberapa penghargaan awarding. Ikuti saja kata hatimu akan melihat film genre apa dan seperti apa.

Film adalah hiburan yang sudah mewakili segala rasa, sehingga ketika kalian akan memilihnya, usahakan untuk selalu menggunakan kata hati serta dipilih dari genre favorit. Jangan mematikan mood dengan film-film yang malah membuat harimu semakin berantakan karena emosi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik