Bermain Investasi Saham, Apakah Aman? Apa Saja Resiko Terburuk yang Bisa Terjadi?

Source : finance.detik.com
Source : finance.detik.com

Di zaman yang serba digital seperti sekarang ternyata banyak sekali cara melakukan investasi termasuk salah satunya adalah saham. Namun ada beberapa masyarakat tidak ingin sama sekali memanfaatkannya karena dianggap terlalu beresiko, ketika mengalami kerugian semua pemegangnya akan ikut dampaknya.

Beberapa Resiko yang Mungkin Terjadi ketika Bermain dengan Investasi Saham

Investasi sendiri sebenarnya ada banyak jenisnya, mungkin memang masyarakat lebih menyukai berinvestasi pada barang-barang nyata seperti tanah dan emas. Hal tersebut terjadi karena memang sejujurnya selain di ajaran agama tidak memperbolehkan, ada banyak kemungkinan resiko yang bisa terjadi. Berikut poin-poinnya.

1. Mengalami Kerugian karena Satu Alasan terkadang Sepele

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Melakukan investasi saham selain harus menyediakan ruang kesabaran hati, Anda juga bersiap-siap dengan kerugian karena sebuah alasan yang terkadang dianggap sepele. Misalkan saja menanamkannya di sebuah perusahaan baru dan kecil namun berani mengikutinya karena dianggap sebagai teman atau saudara.

Akhirnya ketika terjadi kebangkrutan atau perusahaannya dibeli oleh orang lain tentu saja saham yang ditanamkan kemungkinan mengalami kerugian, pembagiannya tidak sesuai ekspektasi. Hal ini masuk ke alasan sepele, karena seharusnya jika sebuah perusahaan berani membuka investasi keuntungannya besar dan menjanjikan.

2. Perusahaan Tertanam di BEI Mengalami Kebangkrutan

Source : tribunnews.com
Source : tribunnews.com

Tidak jarang juga beberapa orang yang sudah terbiasa dengan permainan tanam saham, akan mengincar saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah blue chip. Hal tersebut menghasilkan kemungkinan kecil perusahaannya tersebut mengalami kebangkrutan karena memang sudah besar penghasilan dan nama company-nya.

Namun ada juga beberapa perusahaan belum blue chip juga sudah masuk ke BEI dan diincar oleh investor semula sehingga kurang mengetahui celah keuntungannya. Disinilah nantinya mereka harus dihadapkan pada kemungkinan mengalami bangkrut dan mengharuskan perusahaannya tersebut bagi hasil tidak sesuai banyaknya.

3. Tidak Selalu Mendapatkan Kepastian Pendapatan Besar

Source : koinworks.com
Source : koinworks.com

Jika mempelajari bagaimana pembagian hasil dari saham, tentu saja banyak sekali caranya karena beberapa juga ditentukan oleh perhitungan menurut agama. Namun apapun bentuknya, kerugian yang mungkin didapatkan adalah tidak akan selalu mendapatkan kepastian pendapatan pembagiannya tersebut dalam jumlah besar.

Hal-hal seperti ini biasanya akan terjadi ketika perusahaan tersebut mengalami penurunan pendapatan karena berbagai alasan. Ketidakpastian tersebutlah dan sistem yang terlihat seperti hanya bergantung pada peruntungan, membuat cara investasi menggunakan saham tidak diperbolehkan oleh agama.

4. Terjebak dalam Investasi Saham Bodong yang Sulit dipercaya

Source : money.kompas.com
Source : money.kompas.com

Bagi investor pemula kerugian ini pasti akan selalu menjadi permasalahan pertama yang kemungkinan terjadi karena memang sekarang banyak sekali penanaman saham tidak bisa dipercaya. Terlebih lagi adanya permainannya menggunakan sistem online dengan aturan pembagian hasilnya mirip dengan judi.

Jika Anda tahu permasalahan yang terjadi pada Indra Kenz tentu tahu terkait hal ini. Oleh sebab itulah harus hati-hati bermain di dalamnya, ketika mempunyai perasaan ragu memulainya lebih baik tidak perlu bergabung. Masih banyak cara berinvestasi lainnya lebih halal, mudah dan terpercaya contohnya membeli tanah atau emas.

5. Uang yang diinvestasikan Bisa Saja Hilang

Source : money.kompas.com
Source : money.kompas.com

Sebanyak apapun uang yang diinvestasikan oleh investor, kemungkinan hilang semua bisa saja. Penyebabnya sendiri bermacam-macam, salah satunya masuk ke jebakan pengadaan investasi bodong tersebut. Dimana uang dimasukkan tetapi tidak ada kabar pengembalian hasilnya sehingga rugi besar.

Selain itu juga bisa karena perusahaannya bangkrut seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika memang ingin serius bermain investasi saham sebaiknya cari perusahaan blue chip sehingga kerugian-kerugian tersebut minim terjadi meskipun semua kehendak akan dikembalikan pada Tuhan.

6. Tidak Adanya Perjanjian Pasti Terkait Pendapatan Pembagian Hasilnya

Source : harapanrakyat.com
Source : harapanrakyat.com

Pada perusahaan-perusahaan yang baru saja masuk ke dalam permainan saham tentunya antara pihak investor dan perusahaan tidak ada perjanjian terkait berapa pendapatan bagi hasilnya. Adanya perjanjian tentang cara pembagiannya, oleh sebab itu banyak pemula merasa menyesal ketika mengetahui pendapatannya di luar ekspektasi.

Namun bagi mereka yang sudah pandai bermain di dunia investasi sudah tahu terkait hal tersebut, karena banyak atau tidaknya biasanya akan ditentukan oleh seberapa kuat nilainya di BEI. Jika turun tentunya pembagiannya juga akan turun begitu juga sebaliknya.

Apapun kerugian terburuk yang bisa terjadi, semua tergantung pada masing-masing investor. Jika memang sudah expert tentunya mereka tahu celah dan selah mana menguntungkan. Namun bagi pemula akan terlihat sulit, sedangkan masalah agama kembali lagi pada pribadi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *