Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Memberikan Pembelajaran Otodidak Bahasa Inggris pada Anak-anak melalui Acara Youtube

Dalam proses mengasuh, memang tidak mudah namun di zaman modern seperti sekarang ini sudah banyak cara terbaik untuk membantu prosesnya. Bahkan untuk mengajari mereka berbahasa Inggris saja bisa melalui proses melihat konten-konten anak dari luar negeri. Jika berbicara tentang penggunaan bahasa Inggris, tentunya akan sangat dibutuhkan mengingat bahasa tersebut internasional.

Membahas Pemberian Pembelajaran Bahasa Inggris Otodidak pada anak-anak

Di zaman yang sudah modern seperti sekarang ini, tentunya penggunaan bahasa Inggris sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu sangat baik mengajarkannya sejak dini. Bisa secara otodidak melalui channel youtube mengingat saat ini semua dapat dilakukan di dunia maya termasuk mengajarkan anak-anak berbahasa Inggris dan berikut poin-poin terkait hal tersebut sebelum mulai mengajarinya.

1. Tergantung Masing-masing Kemampuan Anak Memahaminya

Source : kabarpendidikan.id
Source : kabarpendidikan.id

Sebelum mulai menerapkan metode belajar tersebut, perlu diketahui bahwa tidak semua anak bisa memahaminya dengan baik. Dalam artian menggunakan cara otodidak melalui youtube efektif atau tidaknya tergantung pada masing-masing kemampuan anaknya. Tidak semua anak bisa memahaminya secara baik dan benar mengingat metode tersebut digunakan dengan cara listening lalu dipraktekkan melalui speaking dan learning.

Oleh sebab itu tidak semua anak-anak bisa melakukannya karena memang sulit menerapkannya. Terlebih bagi mereka yang kurang dukungan orang tua, dimana kurang bisa berbahasa Inggris sama saja percuma. Hal tersebut karena meskipun sudah mempelajarinya secara otodidak alias sendiri memahami tanpa bimbingan lagi sama saja bohong, anak-anak dalam masa pertumbuhan tetap membutuhkan bimbingan kedua orang tuanya.

2. Membutuhkan Proses yang Tidak Sebentar

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Namanya saja belajar secara mandiri, tentu saja waktu pemahaman setiap anak membutuhkan proses yang lama. Mungkin bisa 2-3 bulan kembali lagi akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anaknya. Jika memang mereka mempunyai daya ingat sangat baik mungkin mampu memahaminya kurang dari 2 bulan. Hal tersebut karena daya ingat menjadi kunci utama di metode ini.

Kembali pada poin pertama dimana ketika seorang anak kurang bisa memahaminya secara baik tentunya selain prosesnya lebih lama juga mungkin belajar sendiri bukan metode terbaik. Oleh sebab itulah bimbingan orang tua serta mengetahui karakter anak menjadi kunci lagi ketika menerapkan metode belajar bahasan Inggris tersebut.

3. Lebih Mudah daripada Mengajarkan Menggunakan Cara Manual

Source : gramedia.com
Source : gramedia.com

Menggunakan metode belajar ini memang lebih mudah daripada Anda mengajarkannya langsung menggunakan cara manual. Hal tersebut karena anak-anak merasa belajar juga bermain ketika melihatnya melalui televisi atau Youtube. Oleh sebab itu sebenarnya memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam memahaminya daripada secara manual.

Kemampuan anak-anak juga mempengaruhi kemudahan menggunakan metode tersebut, kembali lagi ke poin pertama dimana semua kembali ke masing-masing anak. Dimana kemampuannya masing-masing dan tidak bisa dipaksakan. Oleh sebab itulah meskipun mudah, jika mereka sulit dalam memahaminya hasilnya tidak akan efektif bahkan mungkin nihil.

4. Harus Tetap Mengajarkannya Bahasa Indonesia

Source : theasianparent.com
Source : theasianparent.com

Meskipun bahasa Inggris diajarkak disela-sela mereka menonton acara favoritenya, Anda sebagai orang tua harus tetap mengajarkannya bahasa Indonesia agar tidak kesulitan dalam berkomunikasi. Mengingat mereka tinggal di negara berbahasa Indonesia sehingga penggunaaan bahasa-bahasa asing hanya sebagai bonus untuk memperluas ilmunya.

Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap menjadi keutamaan pertama agar mereka tetap bisa lancar dalam berkomunikasi. Hal tersebut karena ada anak-anak sering menggunakan bahasa Inggris justru malah melupakan bahasanya sendiri. Oleh sebab itu tetap harus mengajarkannya berbahasa Indonesia.

5. Hanya Menjangkau Materi Speaking dan Listening Saja

Source : edukasi.kompas.com
Source : edukasi.kompas.com

Perlu diketahui jika anak-anak yang bisa berbahasa Inggris dengan metode cara ini hanya menjangkau materi speaking atau berbicara dan listening (mendengar) saja. Untuk pembelajaran writing tetap harus ditekankan juga diberikan menggunakan metode manual. Hal tersebut karena memang materinya banyak dan membutuhkan penjelasan detail.

Oleh sebab itulah dibutuhkan penjelasan secara langsung tatap muka, bisa dilakukan oleh orang tua atau guru les. Poin ini untuk mengingatkan bahwa pintarnya mereka berbahasa Inggris melalui metode ini bukan jaminan pintar setiap penguasaan materi, sehingga harus diajarkan proses writingnya juga.

6. Tetap Harus Mengajarkan Aturan Penggunaan Bahasa Inggris

Source : parentalk.id
Source : parentalk.id

Seperti sudah sedikit disinggung, bahwa kepandaian mereka dalam berbahasa Inggris melalui metode ini hanya menguasai beberpaa materi saja. Sedangkan writing atau pemahaman gramamr tetap harus dilakukan secara otodidak.

Bunda jangan lupa untuk mengajarkannya juga cara merangkai bahasa Inggris melalui pemahaman grammar. Hal tersebut karena materi itu justru paaling krusial dalam menguasai bahasa Inggris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik