Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jenis Jamur yang Bisa Dimasak atau Dibuat Sebagai Cemilan yang Menggoda Lidah

Di dunia ini ada banyak jenis jamur yang bisa dikonsumsi dengan rasa nikmat. Cara pengolahannya sendiri terbilang sangat beragam mulai dari digoreng, direbus, dikukus, atau langsung dimakan dalam keadaan mentah. Selain nikmat, di dalamnya juga terkandung berbagai macam vitamin dan mineral.

Jenis Jamur yang Bisa Dimasak atau Dibuat Sebagai Cemilan yang Menggoda Lidah

Jamur merupakan bahan yang sering diubah menjadi beragam olahan dengan bumbu khusus untuk memberikan kekhasan tersendiri. Cara pengolahan paling simpel adalah dengan menggorengnya dan membalutnya menggunakan tepung. Berikut ini beberapa jenisnya:

1. Jamur Lingzhi

source: titiknol.co.id

Ukuran dari jamur yang disebut dengan nama lain reishi ini memiliki ukuran sangat besar dengan ciri khas yakni bagian kulitnya terlihat mengkilap apalagi jika terkena cahaya. Jenis ini banyak tumbuh di wilayah Asia termasuk Indonesia, salah satunya yakni di Jepara yang dikembangbiakkan masyarakat sekitar.

Banyak orang memanfaatkannya sebagai minuman, namun tidak jarang juga dimakan secara langsung setelah dipetik. Di dalamnya terkandung sekitar 400 senyawa bioaktif yang efeknya baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa jenis senyawanya berupa polisakarida, triterpenoid, dan peptidoglikan.  

2. Jamur Truffle

source: grid.id

Jenis jamur yang terkenal dengan harga fantastis ini memang memiliki keunikan tersendiri. Salah satu alasan mengapa dibanderol hingga mencapai puluhan juta rupiah sebab tidak bisa dibudidayakan sedangkan ketersediaannya di alam terbilang cukup terbatas berbanding terbalik dengan peminatnya yang semakin banyak.

Meski harganya selangit, namun hal ini seimbang dengan kualitas serta kandungan baik di dalamnya mulai dari vitamin C, lemak jenuh dan tak jenuh, sodium, magnesium, fosfor, zat besi, serta mangan. Umumnya penggunaannya sebagai bahan taburan di atas makanan sebagai bahan pelengkap.

3. Jamur Kuping

source: studentpreneur.id

Disebut demikian karena bentuknya mirip dengan telinga apalagi didukung warna kecoklatannya namauan lebih pekat. Jika dilihat, memang pada bagian luarnya terlihat seperti kulit yang bertekstur kenyal dan elastis. Terdapat kandungan baik di dalamnya seperti antioksidan, kaya akan serat, selenium, dan masih banyak lainnya.

,menariknya dikatakan jika kandungan protein dan mineralnya lebih banyak dibandingkan dengan jenis jamur lainnya. Dengan banyaknya kandungan di dalamnya dapat memberikan efek baik untuk kesehatan, misalnya saja melancarkan pencernaan dan meminimalisir dampak buruk dari radikal bebas.

4. Jamur Merang

source: ukmkreatif.com

Masyarakat di wilayah Asia Tenggara memang terbilang sering mengkonsumsi jamur merang untuk diubah menjadi berbagai hidangan salah satunya adalah tomyum. Dinamakan jamur merang sebenarnya memiliki alasan sangat kuat yakni jenis tersebut sebagian besar tumbuh di merang atau jerami.

Bentuknya tidak melebar layaknya jamur pada umumnya melainkan cenderung lonjong. Kandungan vitaminnya juga terbilang sangat banyak mulai dari zat besi, tembaga, folat, natrium, dan selenium. Selain itu juga terkandung serat yang baik untuk menjaga pencernaan agar tetap lancar.

5. Jamur Kancing

source: tstatic.net

Sesuai namanya, bentuk dari jamur satu ini emang mirip kancing dengan warna putih sedikit berbintik kecoklatan pada bagian luarnya. Seringkali masyarakat memanfaatkannya untuk membuat beragam hidangnya mulai dari capcay hingga sup bahkan sering dijadikan sebagai topping pizza.

Jamur kancing memiliki sedikit kandungan kalori dan memiliki sifat anti kanker, Di samping itu juga terdapat manfaat lain yakni untuk menjaga kesehatan pencernaan karena terdapat polisakarida di dalamnya. Kandungan tersebut berpotensi menjaga kesehatan pencernaan sebab bisa menjadi makanan untuk bakteri baik.

6. Jamur Tiram

source: kampustani.com

Anda bisa menemukan olahan jamur tiram dengan mudah termasuk di warung-warung makan yang sering diubah menjadi pepes. Terkadang juga diubah menjadi keripik yang diolah dengan digoreng kemudian dibalut tepung dan dibumbui menggunakan racikan sederhana.

Bagi masyarakat Cina, jamur tiram digunakan untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Bagaimana tidak, di dalamnya terkandung banyak vitamin dan mineral mulai dari asam folat, vitamin B1, B2, B3, zinc, kalsium, dan serat.

Demikian penjelasan mengenai jenis jamur yang bisa dimasak atau dibuat sebagai cemilan yang menggoda lidah. Namun pastikan untuk memeriksa kelayakannya terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya untuk menghindari adanya racun berbahaya di dalamnya. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik