Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Parenting Dengan Menggunakan Gadget, Aman atau Meresahkan?

Mengasuh anak memang bukan persoalan mudah, membutuhkan banyak tenaga bahkan pikiran hingga terkadang seorang ibu merasa depresi harus melakukan rutinitas yang sama setiap hari. Namun, keberadaan kemajuan teknologi sedikit membantu mereka dalam parenting terutama mendiamkan anak ketika menangis.

Beberapa Syarat atau Tips Parenting Menggunakan Gadget agar Tetap Aman

Memberikan gadget merupakan solusi terbaik di era modernisasi, selain membuat anak diam, di dalam video yang dilihat juga mengandung edukasi sehingga sekaligus belajar, Tetapi ternyata ada beberapa argumen tidak setuju dengan hal tersebut. Lalu bagaimana agar tetap di zona aman? Berikut tipsnya.

1. Screen Time dengan Membatasi Pemakaian Gadget

Source : parenting.dreams.co.id

Memberikan pembagian waktu dalam pembatasan penggunaan gadget adalah tips utama jika ingin tetap dalam zona aman ketika mengizinkan anak menggunakannya. Selain membuat screen time, sebaiknya Bunda juga member perjanjian sehingga mereka tidak akan memberikan alasan saat waktunya tiba.

Namanya saja anak-anak pasti mereka akan pandai dalam membuat alasan agar tidak melakukan screen time dan menghentikan bermain gadget pada jam yang sudah ditentukan. Hal tersebut tentunya akan menggagalkan tujuan utama screen time dampaknya anak akan mengalami kecanduan terhadap gadget.

2. Jangan Terlalu Mengandalkan Gadget

Source : suara.com

Bunda cobalah untuk jangan terlalu mengandalkan gadget, jadi ketika memang waktu sudah longgar cobalah quality time bersama si kecil. Tidak perlu memikirkan permainan berat, cukup ajarkan beberapa permainan ringan namun mengasyikkan contohnya congklak, bola bekel dan lainnya.

Jika mereka bosan dan merasa ingin kembali lagi pada gadget, hidupkan televisi biarkan mereka melihatnya daripada memegang ponsel setiap waktu. Biasakan saja untuk melihatnya bersama bunda tentunya sehingga bisa mengawasi acara apa yang ditonton. Lama kelamaan mereka akan lebih menyukai televisi.

3. Berikan Materi Hanya untuk Dukungan Tergantung Anaknya

Source : liputan6.com

Karakteristik anak itu berbeda-beda, ada yang tumbuh dengan karakter tidak mau diajari mereka akan mempelajari sendiri semuanya secara otodidak. Ada yang merasa menarik ketika melihat bundanya membacakan cerita misalnya, memperlihatkan beberapa gambar menarik di dalam buku.

Begitu juga penggunaan gadget ya bunda, berikan saja video yang khusus menampilkan beberapa materi pembelajaran. Sederhananya cara membaca dan juga memberikan contoh-contoh nama benda disekitar hingga hewan serta buah-buahan. Materi tersebut adalah dukungan bagi anak-anak.

4. Tetap Kenalkan Mereka Pada Buku

Source : muslimobsession.com

Walaupun sudah ada e-book atau elektronik book, pada dasarnya buku dengan kertas mempunyai manfaat yang lebih baik. Menggunakan e-book jatuhnya akan kepada penggunaan gadget lagi sehingga usahakan tetap memperkenalkan mereka pada buku berhalaman kertas, alias buku asli ya bun.

Awalan memperkenalkan bisa sewaktu masih kecil sehingga mereka akan tumbuh dengan buku karena terbiasa. Membaca setiap lembaran buku buktinya dapat mencerdaskan serta memperluas wawasan pembacanya, oleh karena itu sangat bagus bagi masa pertumbuhan anak-anak.

5. Temukan Channel dengan Pembahasan Bermanfaat dan Menarik

Source : liputan6.com

Kesibukan seorang ibu memang tidak dapat diganggu, belum lagi untuk mereka yang merangkap jadi pengusaha serta freelance, seringnya pekerjaan rumah menjadi terabaikan. Disaat seperti ini bunda tentunya sangat boleh memberikan gadget, tetapi jika ada wifi gunakan saja televisi.

Seperti pada penjelasan di atas sehingga anak tidak terlalu bergantung pada ponsel atau gadget sejenis. Pilihkan channel dari youtube atau tv kabel yang mengedukasi, jadi walaupun bunda menyerahkan tugas mengasuh pada televisi namun disisi lain ada edukasi di setiap tontonannya.

6. Sebaiknya Lebih Utamakan dalam Pembelajaran Agama

Source : rri.co.id

Menanamkan nilai religius kepada anak-anak memang sangat penting, sehingga mereka akan tumbuh menjadi anak yang agamis serta takut kepada Tuhannya. Oleh karena itu usahakan memberikan pembelajaran dalam agama ketika memberikannya gadget atau menyalakan televisi.

Sudah banyak sekali channel yang menampilkan video edukasi agama dikemas dengan sangat menarik, membuat anak-anak sangat menyukainya. Pada penanaman agama Islam ada animasi Nusa Rara, pemberian materi agama nya sangat baik, ringan serta jelas sehingga menjadikan anak-anak mengikutinya.

Bagaimanapun caranya bunda mengasuh anak, tidak ada yang salah semua benar karena semua orang tua akan mempunyai caranya sendiri dalam memberikan edukasi serta ajaran kepada anak mereka. Mom at home or mom at office, you’re all amazing women in the way you are to be.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik