Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kurangi Kebiasaan Membeli Buku Bajakan, Ini Bahayanya

Maraknya peredaran dan hasrat membeli buku bajakan tentu dapat merugikan banyak pihak. Sebelum melakukan pembelian, penting bagi Anda memeriksa keasliannya terlebih dahulu. Ciri yang paling terlihat adalah harga serta kualitas kertasnya yang lebih rendah dari versi asli.

Bahaya Membeli Buku Bajakan

Membeli barang bajakan berisiko merugikan banyak pihak bahkan dapat terjerat hukum. Menjadi konsumen tentu harus lebih bijak. Harga murah tentu sangat menggiurkan, namun kualitasnya tentu tidak memuaskan. Usahakan selalu menghargai karya penulis dengan membaca karya aslinya.

1. Merugikan Banyak Pihak

Sebagian orang mungkin akan merasa untung dengan adanya buku bajakan ini. Mulai dari harga lebih murah, laba menjanjikan dan sebagainya. kegiatan ini tentu salah karena merugikan banyak pihak seperti penulis, konsumen, distributor hingga pemerintah.

Masyarakat awam yang tidak mengetahui terkait hal tersebut, tentu akan dirugikan. Penyebabnya adalah kualitas yang akan pembeli dapat tentu tidak sebaik aslinya. Mulai dari kertas, hasil cetakannya, cover buku, kertasnya buram serta tipis dan sebagainya.

2. Mencoreng Dunia Literasi

Literasi sendiri merupakan salah satu bidang yang memerlukan kreativitas tinggi serta mengagungkan karya asli, mulai dari penemuan karya hingga proses produksi. Beredarnya buku bajakan tentu akan mencoreng nama baiknya dan juga tidak menghargai orang yang berjuang di baliknya.

Buku asli dan bajakan memang memiliki isi yang sama, bedanya adalah penghargaan atas sebuah jerih payah penulis dan semua pihak yang bersangkutan. Perbuatan seperti ini tentu dapat menghambat roda perekonomian karena banyak orang memilih dengan harga yang lebih ekonomis.

3. Tidak Menghargai Karya Orang Lain

Buku bajakan bagi sebagian orang seolah penyelamat karena harga yang lebih ekonomis. Efek jangka panjang dapat timbul dari perilaku tersebut yang cenderung mengarah pada perkara negatif. Hal tersebut menimbulkan pandangan bahwa jiwa menghargai sudah mulai luntur.

Membeli buku bajakan yang sudah menjadi kebiasaan akan berakibat buruk. Sikap menghargai perjuangan orang lain sudah terkikis bahkan menghilang. Ide, proses penerbitan dan sebagainya tentu menguras waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

4. Tidak Dapat Menikmati Saat Membaca

Kualitas cetakan pada versi bajakan tidak sebagus aslinya. Cover, kertas, cenderung buram dan tidak jelas, saat membacanya rasa lelah bosan dapat terjadi. Akhir-akhir ini marak terjadi penyebaran PDF buku best seller karya penulis terkemuka.

Tindakan ini sangat berbahaya dan merugikan. Membaca merupakan hal yang menyenangkan dan dapat menjadi hiburan bagi banyak orang. Jika menginginkan harga yang ekonomis, mengakses aplikasi perpustakaan resmi dapat menjadi solusi terbaiknya. Hati-hatilah dengan produk bajakan.

5. Tidak Menghargai Jerih Payah Penulis

Ide merupakan salah satu hal berharga dan mahal harganya. Penyebabnya adalah, tanpa ide menarik alur cerita tidak dapat tercipta secara bagus. Membuat pembaca seperti merasakan berperan dalam cerita bukan perkara mudah, untuk itu pentingnya menghargai karya orang lain.

Menghargai jerih payah penulis bukan hal yang sulit, cukup beli karyanya dalam bentuk asli dan jangan menggandakan tanpa seizin pihak terkait meski dalam bentuk digital sekalipun. Buku bajakan  merupakan pelanggaran hak cipta dan dapat terkena pasal berat.

Mengenal Ciri dari Buku Bajakan

Seperti halnya ulasan di atas, setiap barang bajakan pasti memiliki bentuk yang tidak sama atau kurang berkualitas, begitupun dengan buku. Memang, hal semacam itu bisa menekan angka produksi dari beberapa oknum yang kurang bertanggung jawab.

Di sisi lain, beberapa pembeli pun agar tergiur dengan harga yang sangat murah. Bahkan beberapa diantaranya juga berpikir bisa menghemat biaya untuk keperluan lainnya. Namun dibalik itu semua, manfaat dan barokah dari ilmu yang diserap juga tidak terlalu dirasakan.

Untuk mensisastinya, Anda bisa meminjam ataupun membeli versi bekas dari buku pilihan. Dengan begitu, tidak akan merugikan pihak manapun. Terlebih jika buku tersebut hanya digunakan dalam waktu-waktu tertentu saja.

Membeli buku bajakan merupakan tindakan yang harus pembaca hindari. Alasannya adalah penghargaan terhadap jerih payah penulis terabaikan begitu saja.  Apa lagi kebanyakan kegiatan tersebut terjadi pada novel best seller yang banyak peminat, kerugiannya tentu sangat banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik