Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kucing Endemik Indonesia yang Terancam Punah

Jika Anda menemukan jenis kucing langka di habitat alaminya ada baiknya tidak membawanya pulang denan tujuan untuk merawatnya. Sebab akan sangat membahayakan apabila salah dalam pemberian makan. Dengan begitu kemungkinan punah akan lebih besar apalagi didukung dengan faktor lain.

Kucing Endemik Indonesia yang Terancam Punah

Perlu diketahui bahwa Indonesia memiliki beberapa ucing endemik dengan tingkat keunikan tinggi. sayangnya dikabarkan diantaranya sudah hampir punah dan harus dilindungi oleh segenap komponen. Baik dari pihak pemerintah atau masyarakat secara umum. Berikut ini ulasannya:

1. Kucing Batu (pardofelis marmorata)

source: zonahewan.com

Dilihat dari kejauhan akan tampak layaknya macan tutul yang wilayah persebarannya paling banyak di daerah kepulauan Sunda. Malangnya pada 2002 lalu IUCN memberitahukan bahwa spesies kucing batu hanya kurang dari 10 ribu di seluruh dunia yakni di Asia Selatan dan Tenggara termasuk Indonesia.

Ciri-ciri yang paling menonjol dari spesies satu ini adalah bentuk kakinya lebih panjang bahan mencapai 31 cm. Sedangkan untuk wajah dan bentuk tubuh mirip dengan kucing kampung pada umumnya. Pada awal perkembangannya, memiliki gen sama dengan gen kucing emas namun diperkirakan terjadi penyimpangan sejak 9,4 juta tahun lalu.

2. Kucing Bakau (Prionailurus verrines)

source: blogspot.com

Sesuai namanya, habitat hidupnya memang berada di rawa-rawa bakau yang menjadi salah satu spesies hampir punah. Jika dilihat sekilas, memang wajah da bentuknya mirip dengan kucing kampung. Namun salah satu perbedaannya terletak pada kemampuannya berenang.

Penyebab spesies ini terancam punah adalah karena peralih fungsian habitat hidupnya untuk pemukiman penduduk karena lonjakan tingkat kelahiran. Selain itu banyak ikan yang tinggal di aam semakin sedikit dikarenakan pencemaran limbah rumah tangga dan sejenisnya.

3. Kucing Emas Asia (Pardofelis temminckii)

source: aktual.com

Persebarannya memang terbilang cukup luas mulai dari India Bhutan, Nepal, Tibet, dan Bangladesh, namun yang memiliki warna keemasan terdapat di Indonesia. Hanya saja pada tahun 2008 oleh IUCN dikatakan sudah semakin langka. Umumnya kucing emas endemik terdapat di Wilayah Kalimantan.

Ukuran tubuhnya terbilang cukup besar mencapai 3x lebih dari kucing pada umumnya. beratnya sendiri bisa mencapai 9-16 kg, panjang 66-105 cm. Pada Ekornya berdiameter sekitar 40-50 cm. Jika dilihat sekilas memang mirip dengan macan tepatnya di bagian wajahnya.

4. Kucing Merah Kalimantan (Pardofelis badia)

source: jenis.net

Spesies kucing satu ini diketahui hanya bisa Anda temukan di Wilayah Kalimantan saja. Sejumlah ahli mengatakan jika Pardofelis badia merupakan nenek moyang dari kucing emas Asia. Namun dari warna bulunya terlihat berbeda karena terdapat kecenderungan berupa dominasi warna merah.

Bagian tubuhnya terlihat begitu ramping memanjang layaknya macan dengan ukuran yang dapat mencapai 55cm. Sedangkan untuk panjang ekornya berkisar 33cm, diimbangi berat tubuh 45 kg. Secara keseluruhan, Pardofelis badia memiliki kesan tegas dan termasuk jenis hewan nokturnal karena beraktivitas di malam hari.

5. Kucing Dahan Kalimantan (Neofelis Diardi)

source: gerava.com

Sejak 2006 silam, kucing dahan sudah dinyatakan hampir punah karena keberadaannya semakin langka. Ciri khususnya badannya lebih pendek jika dibandingkan lainnya, sedangkan untuk warna tubuhnya didominasi abu-abu kecoklatan. Seringkali beraktivitas di malam hari baik untuk mencari mangsa atau lainnya.

Keunikan lain yang terdapat pada kucing jenis adalah termasuk jenis paling bersih. Hal ini terbukti ketika ia akan makan, maka bulu dari mangsanya dibersihkan terlebih dahulu. Kemampuan bergeraknya juga terbilang cukup lincah, oleh sebab itu ia sering menaiki dahan pohon dan berpindah dari satu ke sisi lain.

6. Kucing Blacan (Prionailurus bengalensis)

source: indozone.news

Jenis kucing ini di Indonesia memiliki banyak sebutan seperti macan rembang, kucing congkok, dan banyak lainnya.secara tampilan fisik lebih mirip dengan macan tutul hingga disebut juga Asian Leopard Cat. Terdapat setidaknya 3 jenis yang hidup di Indonesia yaitu Javanensis (Jawa-Bali), Sumatranus, dan Borneoensis.

Kucing blacan sendiri sering mencari makan pada malam hari berupa burung, hewan amphibi, tikus, kelinci karena termasuk hewan nokturnal. Di samping itu jenis satu ini juga jago memanjat serta berenang sebab didukung bentuk tubuh ramping dan mungilnya. Secara tampilan mirip dengan kucing peliharaan pada umumnya.  

Demikian penjelasan mengenai populasi kucing endemik Indonesia yang sudah terancam punah. Oleh sebab itu sebaiknya sebagai bentuk kepedulian harus membantu menjaganya. Caranya dengan tidak memburu dan merusak habitat hidupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik