Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kehidupan Generasi Milenial : Mengapa Setelah Menikah harus Keluar dari Rumah Orangtua?

Menikah adalah awal menjalani kehidupan baru yang sering didambakan oleh orang-orang dewasa memasuki usia matang. Namun menjadi hidup setelahnya bukan berarti mudah dilalui, justru semakin sulit karena banyak tantangan yang datang termasuk memutuskan untuk menetap atau tinggal dimana setelahnya nanti. Nah mungkin tidak semua orang mampu dan bisa langsung membeli rumah sehingga harus tetap ikut orangtua, tetapi sebaiknya pisah. Yuk membahas alasannya.

Beberapa Alasan Mengapa harus Keluar Rumah Orangtua setelah Menikah

Tidak ada kewajiban bagi setiap pasangan suami istri baru harus tinggal di rumah sendiri, keluar dari rumah orangtua atau mertuanya. Namun disarankan seperti itu terutama istri dengan ibu mertua yang sering berselisih paham. Oleh sebab itulah menghindari kejadian tak diinginkan ada baiknya memang tinggal sendiri daripada ada perselisihan dan berikut alasan lainnya mengapa disarankan lebih baik melakukannya.

1. Mengajarkan agar Hidup Lebih Mandiri karena Sudah Menikah

Source : sehatq.com
Source : sehatq.com

Pada dasarnya hidup setelah menikah harus pisah rumah dengan orangtua karena memang mengajarkan pasangan lebih mandiri menghadapi bahtera rumah tangga yang berbadai. Ketika Anda setelah menikah langsung angkat kaki dari rumah, entah kontrak atau bahkan kost kemandirian sudah terbentuk sejak awal pernikahan.

Dampak baiknya dikemudian hari ketika mengalami permasalahan keluarga yang rumit, bersama dengan pasangan sudah bisa dewasa menyingkapi dan menyelesaikannya. Hal tersebut karena di awal menikah sudah bisa mengambil keputusan terbesar yaitu keluar dari rumah orangtua meskipun sebenarnya di rumah tersebut masih tersisa banyak ruang.

2. Lebih Bisa Bebas Menjalani Kehidupan Berumah Tangga Berdua

Source : fimela.com
Source : fimela.com

Meskipun saat tinggal bersama orangtua mereka juga tidak ikut campur masalah anaknya, namun tetap saja ada batasan. Hal tersebut membuat cara penyelesaian antara Anda dan pasangan tidak tuntas. Misalnya harus diselesaikan dengan komunikasi, berbicara bersama tetapi adanya batasan tersebut membuat kehidupan berumah tangga tidak bebas.

Oleh sebab itu dengan memutuskan untuk berjalan keluar dari rumah mertua atau orangtua, merupakan langkah terbaik agar lebih bisa bebas menjalani kehidupan berumah tangga. Terlepas dari itu semua, sebenarnya sudah sepantasnya jika menikah keluar dari rumah orangtua. Mempunyai tanggung jawab berbeda harusnya berani berdiri sendiri.

3. Dapat Membuat Peraturan di Rumah Sendiri

Source : promediateknologi.com
Source : promediateknologi.com

Entah rumah ataupun masih ngekost, yang jelas jika Anda setelah menikah keluar langsung dari rumahnya orangtua atau mertua dapat membuat peraturan di rumah sendiri. Tidak perlu diatur harus melakukan hal apa dan bagaimana. Sering menjadi perdebatan sengit terutama antara ibu mertua dan menantu perempuan.

Perdebatan itu sepele, namun dampaknya bisa menyerang psikis seseorang. Oleh sebab itu sebelum menikah sebaiknya bicarakan baik-baik pada pasangan agar bisa bebas dalam membuat peraturan di rumah sendiri. Bagaimana menjalani kehidupan berumah tangga tanpa harus diatur pihak ketiga karena memang sudah seharusnya menikah berjalan berdua bersama.

4. Tidak Perlu Memaksakan Diri “Harus” Melakukan Pekerjaan Rumah

Source : jambi.tribunnews.com
Source : jambi.tribunnews.com

Kebanyakan pasangan yang sudah menikah pasti tinggal di rumah orangtua dari suami, tidak semua tapi biasanya seperti itu. Mengerjakan pekerjaan rumah jika hidup berdua dengan suami tentunya bisa dikerjakan kapanpun Anda mau dan sanggup. Rasa bad mood itu datangnya tiba-tiba dan sering menjadi perdebatan saat masih berada di tempat orangtua.

Hal tersebut tentu saja karena memang antara menantu wanita dan ibu mertua biasanya kurang akur, karena merasa anak lakinya sudah jadi milik orang lain. Otomatis istri harus berusaha sebisa mungkin mengambil hati dengan mengharuskan diri melakukan pekerjaan rumah padahal capek bekerja misalnya.

5. Tidak Ada Bayangan Batasan antara Penghuni Rumah

Source : hipwee.com
Source : hipwee.com

Batasan yang dimaksudkan disini adalah dimana antara anak menantu dengan mertua terkadang masih ada rasa canggung meskipun semua penghuni rumah berlaku baik. Namanya berada di antara lingkungan baru tentu saja tetap ada batasannya, sedangkan jika tinggal sendiri walaupun ngekost Anda tidak perlu merasakannya.

6. Mempunyai Kebebasan saat Mengasuh Anak Nantinya

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Hal yang paling krusial dan malah jarang terpikirkan, yaitu dimana nantinya pola asuh anak. Anda sebagai ibu sekaligus istri tidak akan pernah bisa bebas mengasuh anak-anak nantinya. Walaupun tinggal dirumah orangtua sendiri bukan mertua, tetap saja ada campur tangan mereka terkadang tidak cocok dengan aturan prinsip modern. Oleh sebab itu marilah hidup mandiri setelah menikah.

Pada dasarnya kata-kata belum mampu beli rumah tidak bisa dijadikan sebagai patokan alasan mengapa masih tinggal dirumah kedua orangtua setelah menikah. Jika niat mandiri dan keduanya mau hidup susah, banyak pilihan tempat tinggal tidak harus langsung rumah. Kost misalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik