Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat Lagi, Mengapa? Inilah Kemungkinan Penyebabnya

Sudah beberapa bulan belakangan ini setelah melonjaknya kasus Covid-19 varian Omicron, Indonesia mendapat kabar buruk lagi bahwa kasusnya meningkat lagi. Hal ini menjadi kabar buruk karena memang Presiden Jokowi sempat mengumumkan tentang melepas masker di tempat umum. Pada akhirnya dimasukkan ke dalam kemungkinan bisa menyebabkan kasusnya naik lagi. Meskipun belum semuanya terlihat nyaman melepas maskernya.

Beberapa Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik lagi

Akhir-akhir ini sering terlihat di beberapa tempat di Indonesia sudah membiarkan tempat terlihat sangat ramai dan acara-acara yang menyebabkan kerumunan terjadi. Hal tersebut pada akhirnya menjadi penyebab lain dari naiknya kasus Covid di Indonesia, bahkan sudah banyak terdengar lagi kerabat dekat terkena dampaknya. Oleh sebab itu mari intip penyebabnya dan jangan sepelekan virus tersebut.

1. Terlalu Banyak Masyarakat yang Sudah Mulai Lalai taat Prokes

Source : kompas.com
Source : kompas.com

Protokol Kesehatan atau prokes adalah salah satu cara untuk mengantisipasi penularan Covid-19 yang sudah ada sejak pertama kali virusnya menjalar di berbagai wilayah Indonesia tahun 2020 pertengahan. Setelah bertahun-tahun berlalu, sempat dikabarkan bahwa kasusnya turun dan mulai aman sehingga Presiden Jokowi pun menghimbau diperbolehkan melepaskan masker. Namun ternyata sekarang kasus meningkat lagi.

Dengan diinformasikannya hal tersebut, tentu saja membuat banyak masyarakat yang lupa atau bahkan lalai menaati prokes. Hal tersebut menjadi penyebab utama mengapa saat ini angkanya naik lagi, bahkan beberapa diantaranya adalah orang-orang belum pernah sama sekali terkena Covid akhirnya terjangkit juga. Ayolah tetap taati prokes meskipun sudah terlihat aman, karena virus tersebut tidak terlihat dimana saja letaknya.

2. Sudah Banyak Kegiatan yang Memicu Keramaian di Beberapa Tempat

Source : okezone.com
Source : okezone.com

Jika melihat di media sosial, ternyata sudah banyak sekali wilayah yang membiarkan kegiatan pemicu keramaian sehingga pada akhirnya kerumunan lagi masyarakat. Meskipun beberapa diantaranya tetap mengharuskan pendatangnya menggunakan masker dan taat prokes lainnya, namun ternyata hal tersebut belum cukup karena virusnya memang cepat menular.

Hal tersebut pada akhirnya menjadi penyebab kedua mengapa angka Covid-19 dikabarkan naik lagi. Bahkan seperti yang sedang ramai di media sosial Citayem Fashion, jika dilihat melalui medsos banyak sekali diantara mereka tidak taat prokes salah satu tidak menggunakan masker. Sebuah hal sederhana namun menjadi penyebab utama mengapa kasusnya naik lagi.

3. Protokol Kesehatan Terlihat Semakin Diabaikan

Source : beautynesia.com
Source : beautynesia.com

Sejak pengumuman dari Presiden Jokowi boleh tidak menggunakan masker di tempat umum, masyarakat sepertinya sudah mulai mengabaikan protokol kesehatan. Padahal hal tersebut menjadi hal utama untuk menangkalnya ketika berada di tempat-tempat umum terutama kerumunan. Namun ternyata justru diabaikan, padahal di beberapa tempat seperti Mall tetap mengharuskan masker meskipun keluar informasi tersebut.

Oleh sebab itulah dari dulu pertama Covid-19 meluas virusnya hingga saat ini ternyata protokol kesehatan dianggap sebagai momok tidak penting oleh beberapa masyarakat. Sayangnya hal tersebut menjadi hal penting namun diabaikan masyarakat bahkan sampai sekarang. Meskipun terlihat aman, ayolah tetap menggunakan masker dan cuci tanganmu !

4. Beberapa Menganggap Seperti Sakit Flu Biasa

Source : halodoc.com
Source : halodoc.com

Memang benar jika Covid-19 jenis saat ini terlihat seperti sakit flu biasa, namun jangan salah karena rasanya tetap menyakitkan. Dimana sekujur badan rasanya linu-linu namun tidak bisa diobati karena terasa di tulang. Demam dengan rasa tubuh yang lemas, belum lagi nafsu makan menurun tetapi harus tetap makan karena sebagai salah satu obatnya.

Jangan pernah menganggap sepele sebuah penyakit apapun itu, bahkan kepala pusing saja bisa menjadi penyakit mematikan. Oleh sebab itulah, meskipun pada akhirnya semua orang meninggal dunia jangan sampai merasakan rasa sakit luar biasa. Jangan pernah menyepelekan apapun itu jenis penyakitnya, meskipun hanya flu tetapi rasanya tetap menyakitkan.

5. Menyepelekan Keberadaan Covid-19 yang Masih Ada

Source : okezone.com
Source : okezone.com

Pada dasarnya jika kemaren kasusnya sempat turun, virus tersebut tetap masih ada dan bersarang dimana-mana. Memang benar virus tersebut seperti flu, dimana tertular melalui droplets hingga terkadang dengan tanpa menggunakan masker justru akan mengakibatkan penyebaran virusnya semakin meluas. Oleh sebab itulah jangan menyepelekan keberadaan Covid-19 karena masih ada.

6. Menganggap Covid-19 Sudah Tidak Ada di Indonesia

Source : okezone.com
Source : okezone.com

Memang benar bahwa beberapa waktu lalu kasusnya sempat turun bahkan sudah tidak ada lagi penambahan kasusnya. Namun perlu diketahui bahwa hal tersebut tidak bisa menjadi patokan virusnya hilang dari peradaban, karena sampai kapan pun Covid-19 tetap ada. Oleh sebab itu tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada.

Ada atau tidaknya sebuah virus tidak akan bisa dilihat dengan mata telanjang. Oleh sebab itu tugas masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari terdampak virus Covid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik