Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Di Luar Konteks Seni dan Ekspresi, ini Risiko Tato yang Harus diketahui

Banyak penyebab seseorang mentato tubuhnya, seperti bukti cinta, mengikuti trend, nampak garang dan sebagainya. Hal tersebut tentu memiliki dampak negatif pada kemudian hari. Efek samping juga dapat terjadi bagi kulit yang sensitif sehingga membahayakan kesehatan.

Beberapa Risiko Tato tubuh

Risiko tato sendiri sangat banyak, kesehatan dapat terganggu. Sebelum memutuskan untuk menghiasi tubuh dengan cara tersebut, lebih baik pertimbangkan dahulu dampak positif serta negatifnya. Usahakan tidak pada wilayah rawan dan sensitif. Berikut ulasannya:

1. Tetanus

Peralatan yang sudah terpakai berkali-kali berisiko menyebabkan tetanus. Sebelumnya periksa terkait keamanan penyedia jasa, jangan sampai keinginan menjadi keren berbalik membahayakan tubuh. Pastikan menggunakan berbagai peralatan yang steril.

Jarum yang tidak steril dan juga tanpa penyimpanan sesuai tata cara yang benar, dapat mengakibatkan timbulnya sakit tetanus bagi kulit yang mendapatkan tato tersebut. Cara kerjanya yakni, saat jasa pembuat tato menggambar pada area kulit, memungkinkan bakteri tersebut dapat menjangkit.

2. Alergi

Tubuh akan memberikan respon penolakan pada apapun yang bersinggungan. Sama halnya dengan tato, jika tidak cocok maka kulit akan menunjukkan reaksinya. Sebelum melakukannya, perlu Ada perhatikan berbagai risiko yang mengintai nantinya, karena penghapusannya juga tidak mudah.

Alergi biasanya muncul dalam bentuk gatal atau ruam pada kulit. Seringkali beberapa warna dapat mempengaruhi terkait hal tersebut, seperti hitam, merah, biru dan hijau. Meski tidak semua orang mengalami gejala serupa, namun tetap perlu bagi pengguna jasa untuk lebih berhati-hati.

3. Hepatitis B, A, dan HIV

Pembuatan tato yaitu dengan cara memasukkan cat warna pada kulit dapat menyebabkan goresan luka bahkan hingga berdarah. Kegiatan tersebut sangat berisiko, karena sangat efektif sebagai media perkembangan dan penyebaran berbagai macam penyakit berbahaya.

Risiko terkena Hepatitis B, Hepatitis C, dan HIV sangat besar. Kunci utama dari hal ini adalah tidak sembarangan memilih penyedia jasa. Usahakan dengan kualitas terbaik serta kebersihannya terjamin, karena kesehatan merupakan hal utama yang perlu Anda jaga.

4. Bisa Tumbuh Bakteri Mycobacterium Chelonae pada Kulit

Seorang pakar kesehatan dari Department of Health Sciences Northwestern, memberi ulasan terkait tinta tato dari partikel yang larut di dalam air. Bahkan saking berbahayanya terdapat unsur besi, timah, merkuri atau bahkan kadmium. Tidak heran jika bahan tersebut sangat mebahayakan.

Risiko tato ini dapat terbilang berbahaya. Gangguan kesehatan kulit pengguna alami seperti infeksi mycobacterium chelonae yang dapat menyebabkan ruam. Bahan pewarna yang terkandung juga dapat menyebabkan kanker, karena zat yang tertimbun dalam kulit akan terasa gatal berkepanjangan.

5. Paparan Sinar Matahari Membuat Tato Gatal

Sebagian orang akan merasakan gatal saat kulitnya yang bertato terkena sinar matahari. Penyebabnya bisa karena bahan yang terkandung di dalam tinta. Anda dapat mengkonsultasikan kepada dokter terlebih dahulu, untuk mendapatkan informasi terkait bagaimana penanganan yang tepat.

Penting sebelumnya memastikan bahwa alat pembuat tato benar-benar steril, tujuannya untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi. Jika setelah melakukan kegiatan tersebut kulit menjadi bengkak, merah, mengering dan sakit Anda perlu berkonsultasi kepada dokter.

Sanksi Sosial dari Tato

Sebagian besar masyarakat memang memiliki sudut pandang yang negatif terhadap pemilik tato, salah satunya yaitu “kenakalan”. Bahkan, para pemilik tato sering dicap sebagai pelaku kriminal, tidak heran jika sebagian orang lebih suka untuk menghindarinya.

Selain itu, banyak kejadian juga saat orang bertato melamar pekerjaan maka akan cukup kesulitan. Sosok menyeramkan inilah yang membuat beberapa pemilik perusahaan enggan untuk merekrutnya. Namun tidak jarang pula yang menerima, walaupun sekedar jadi juru parkir.

Selain hal di atas, ada pula anggapan bahwa positif dari sebagian orang yang menganggap tato hanya sekedar seni belaka. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa setiap goresan dari tinta tato memiliki makna di baliknya.

Risiko tato sangat banyak, untuk itu Anda perlu memikirkan matang-matang saat akan melakukannya. Berbagai macam reaksi dapat pengguna rasakan. Cara meminimalisir semua kemungkinan tersebut, maka solusi utamanya adalah menanyakan dahulu kepada dokter yang ahli pada bidangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik