Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Jangan Melabelinya : Bagaimana Cara Menyembuhkan Luka Anak Broken Home?

Keberadaan anak yang mengalami broken home akan selalu ada di sekita kita, serta sering mendapat penilaian negatif di lingkungan sehingga terkadang banyak dari mereka memilih tidak bergaul daripada sakit hati. Itulah mengapa dilarang sembarangan melabeli mereka karena ketidak beruntungannya dalam hidup karena pada dasarnya hal tersebut terjadi salah kedua orang tuanya, sedangkan anak korbannya.

Beberapa Cara Menyembuhkan Luka Anak yang Mengalami Broken Home

Pada dasarnya luka yang terjadi pada anak-anak broken home tidak bisa disembuhkan namun bisa dialihkan. Hal tersebut karena hingga dirinya mati, kejadian itu akan selalu teringat meskipun hanya sepintas. Terutama bagi mereka mengalami kekerasan dalam rumah tangga, psikologi anak tidak akan mungkin hilang begitu saja. Oleh sebab itu poin berikut ini hanya sebagai pengalihan rasa duka dari lukanya.

1. Menemukan Seseorang yang Tepat dalam Hidupnya

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Pada pembahasan sebelumnya, bagaimana dampak broken home, salah satunya adalah sulit percaya pada hubungan sakral seperti pernikahan. Namun hal tersebut tinggi kemungkinannya akan berubah ketika dirinya menemukan seseorang yang tepat di dalam hidupnya, Hal itu juga menjadi cara pertama menyembuhkan luka lamanya atas hubungan tidak dari kedua orangtuanya.

Orang tersebut pada akhirnya akan menerima keadaan apa adanya, termasuk akan mengabaikan statusnya yang berasal dari keluarga tidak harmonis karena broken home. Hal tersebut yang membuat seorang melupakan kelamnya kisah keluarganya karena dipandang sebelah mata oleh orang lain. Broken home di Indonesia dianggap sebagai sesuatu istimewa pada akhirnya mengakibatkan korbannya dianggap berbeda.

2. Mempunyai Teman dan Sahabat yang Tidak Memandang Sebelah Mata Dirinya

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Selain menemukan seseorang yang tepat dengan dirinya, mempunyai teman dan sahabat tidak memandangnya sebelah mata juga bisa dijadikan obat. Dimana mereka akan tertawa bersama, membagi keluh kesahnya satu sama lain sehingga lebih meringankan beban pikirannya. Hal tersebut sangat berguna untuk menyembuhkan lukanya.

Dimana secara psikologi memang hal tersebut dibutuhkan agar seseorang bisa meleupkan permasalahannya dengan kegiatan bersama teman-temannya. Justru bagi mereka yang memutuskan untuk menjauhkan diri akan lebih menambah rasa sakitnya luka tersebut. Meskipun sudah lama, tetapi bekasnya masih meradang karena langsung menyerang kesehatan mental korbannya.

3. Konsultasi Pada Psikolog agar Bisa Keluar dari Depresi

Source : kampuspsikologi.b-cdn.net
Source : kampuspsikologi.b-cdn.net

Cara ketiga ini menjadi langkah yang ditempuh oleh sebagian besar anak-anak di USA. Dimana disana adalah negara dengan tingkat perceraian tertinggi sehingga setiap anaknya akan dikirim untuk menjalani pengobatan terami mental di psikolog. Bagaimana hasilnya, semua tergantung dari pribadi masing-masing anak yang menjalaninya.

Terkadang ada yang mengalami dampak sangat parah sehingga memang harus menjalani pengobatan, namun beberapa diantaranya tidak terlalu memikirkannya. Namun untuk penyembuhan luka, tentu saja psikolog bisa menjadi obatnya karena luka tersebut membutuhkan tempat bersandar bisa dipercaya sepenuhnya.

4. Pindah ke Lingkungan Baru agar Lebih Mempunyai Vibes Positif

Source : mamikos.com
Source : mamikos.com

Pindah ke lingkungan baru biasanya menjadi cara lainnya, namun keberhasilannya akan dikembalikan pada lingkungannya tersebut. Terkadang seseorang yang pindah akan menjadi sorotan di mata tetangganya, oleh sebab itu tingkat keberhasilan penyembuhan tergantung masyarakat sekitar juga teman-teman anaknya.

Harus bisa dengan benar memilih serta memilah siapa yang seharusnya dijadikan seorang teman. Namun jika masih anak-anak biasanya hal tersebut akan sulut dilakukan bahkah beberapa di antara temannya seringkali mengejek dan enggan berteman. Hal tersebut di luar kendali sehingga yang bisa dilakukan menunggu hingga mendapat tempan seperti penjelasan di poin kedua.

5. Mengisi Kegiatan dengan Passion atau Hobi yang sangat Dinikmati

Source : finansialku.com
Source : finansialku.com

Jika berpindah lingkungan masih belum bisa menemukan kenyamanan hati, Anda bisa membiarkan anak-anak mengisi kegiatannya dengan passion atau hobi. Dengan begitu pelampiasan mereka dilakukan secara positif di luar sekolahnya. Hal ini membutuhkan banyak dukungan, sehingga harus tetap didukung apa pun keinginannya.

6. Terapkan “Yang Berlalu biarlah Berlalu” sekarang Membuka Lembaran Baru

Source : cloudinary.com
Source : cloudinary.com

Cara terakhir ini harus dilakukan namun sulit bagi mereka yang sudah terlanjur mempunyai perasaan luka terhadap kejadian tersebut. Kembali lagi pada poin kelima dimana anak harus menjalani hobi atau passionnya sehingga mampu melupakan kejadian sudah berlalu tersebut.

Terlepas dari poin-poin cara di atas, pada dasarnya luka yang ada karena melihat kedua orangtuanya pisah sulit untuk disembuhkan. Bahkan ketika anak-anak korban broken home sedang sendiri akan terlintas lagi permasalahan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik