Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Kabar Generasi Milenial : Apakah Ada Cara Mengatasi BBM dan Harga Naik tanpa Mendapatkan Kenaikan Upah?

Membahas kabar milenial saat ini tentu saja sedang berada di tahap bingung memikirkan tentang pemerintah menaikkan harga BBM tanpa memikirkan naiknya upah masyarakatnya. Selain menimbulkan pro dan kontra, kenaikan BBM tentu saja akan mempersulit masyarakat dalam melakukan kegiatannya sehari-hari mengingat hampir semuanya menggunakan transportasi. Lalu tanpa adanya kenaikan upah apakah bisa mengatasi kenaikan BBM?

Beberapa Alasan Mengapa Kenaikan BBM tidak akan Bisa di atasi tanpa Kenaikan Upah

Jika bertanya apakah ada cara mengatasi BBM dan harga bahan naik tanpa mendapatkan kenaikan upah, tentu saja tidak ada caranya. Setiap masyarakat saat ini hanya bergantung pada keberuntungan rezeki dari Tuhan masing-masing. Oleh sebab itulah banyak masyarakat mencoba untuk terus menyerukann suara aspirasinya. Berikut akan dijelaskan alasan mengapa tak ada cara mengatasinya.

1. Rakyat dengan Gaji UMR dan di Bawah UMR Penghasilannya Sudah Minus

Source : inilah.com
Source : inilah.com

Pemerintah sebaiknya tahu bahwa rakyat saat ini sudah banyak yang mempunyai gaji hanya sebatas UMR (Upah Minimum Regional) sehingga membuat penghasilannya minus setiap bulannya. Hal tersebut menjadi alasan utama mengapa tidak ada cara mengatasi kenaikan harga tanpa adanya kenaikan pada upah setiap rakyat.

Bahkan mereka yang mempunyai pendapatan di atas UMR saja masih merasa kurang dan minus setiap bulannya. Bisa merasakan bagaimana nasib mereka dengan gaji di bawah serta pas UMR, tentunya sangat menderita dengan adanya kenaikan harga BBM dan bahan-bahan lainnya sehingga memang pemerintah diharuskan bertindak.

2. Tidak Ada Solusi jika Upah Masih Berjalan di Tempatnya

Source : republika.co.id
Source : republika.co.id

Seperti dijelaskan dan melihat pada poin pertama bahwa tidak akan ada solusi selama upah masih berjalan di tempatnya. Oleh sebab itulah, pemerintah diharapkan untuk bisa sadar serta menanggapi aspirasi rakyatnya terkait permasalahan tersebut sehingga dapat menghasilkan solusi terbaik agar semua pihak merasa sama-sama enak.

Dengan memberikan solusi melalui aspirasi masyarakat justru akan lebih meningkatkan rasa kepercayaan rakyat terhadap pimpinannya. Tanpa berupaya melakukan apapun, karena pada dasarnya rakyat hanya ingin didengarkan juga dimengerti keinginannya. Mengingat banyak demo saat ini semakin membutuk penilaian masyarakat pada wakil rakyatnya.

3. Tidak Hanya BBM Saja yang Naik Kebutuhan Lainnya Ikut Meroket

Source : tempo.co
Source : tempo.co

Setelah masyarakat merasa Bahagia dengan berakhirnya pandemi yang bahkan sudah terjadi hampir 3 tahun lamanya, bukannya dunia lebih baik justru dihantam kembali dengan kenaikan harga. Tidak hanya BBM saja namun beberapa bahan kebutuhan, dari sembako bahkan tiket penerbangan pesawat saja ikut meroket harganya.

Oleh sebab itulah alasan ketiga mengapa tidak ada cara mengatasi kenaikan harga tanpa naiknya upah tentu saja karena tidak hanya BBM tetapi banyak lagi. Dimana hal tersebut pada akhirnya membuat masyarakat akan mengeluarkan lebih banyak uang daripada biasanya di setiap kebutuhannya. Bisa bayangkan bagaimana tidak minus pendapatan mereka.

4. Masih Banyak Masyarakat dengan Tanggungan Cicilan

Source : tvonemews.com
Source : tvonemews.com

Cicilan adalah tanggung jawab yang harus dibayarkan oleh setiap masyarakat, kebutuhan mendesak menjadi alasan mereka mengajukan pinjaman serta membeli sesuatu dengan menyicilnya. Salah satunya adalah rumah, menjadi kebutuhan utama dan tidak semua orang bisa membelinya secara tunai atau cash.

Harganya yang tidak murah, membuat setiap orang jika pun menabung tetap membutuhkan waktu lama sedangkan urgensi penggunaannya harus segera. Disitulah pada akhirnya seseorang mengajukan pinjaman dan membeli rumah secara kredit. Oleh sebab itulah alasan tidak ada cara mengatasinya karena masih banyak masyarakat dengan tanggungan cicilan.

5. Banyak Buruh dengan Gaji Minim Mengeluh karena Harus Bekerja Bolak Balik Menggunakan Motor

Source : tirto.id
Source : tirto.id

Kenaikan harga BBM kali ini memang tidak wajar karena cukup menyusahkan banyak pihal termasuk buruh dengan gaji minim karena setiap hari bekerja menggunakan motor. Biasanya 20 ribu bisa penuh pulang pergi, saat ini bisa mengeluarkan hingga 40 ribu dan angka tersebut cukup menyulitkan buruh seperti mereka tentunya.

6. Sulit Mencari Solusi dengan Kondisi Wakil Rakyat yang Tidak Bisa Mengayomi Rakyatnya

Source : suara.com
Source : suara.com

Seperti sudah dijelaskan bahwa dengan adanya kejadian BBM naik pemerintah sama sekali tidak bisa mengayomi masyarakat sebagai wakil rakyatnya. Oleh sebab itulah tidak akan pernah ada cara mengatasinya terkecuali pemerintah sudah mulai mau memperhatikan aspirasi masyarakatnya.

Dapat disimpulkan sekeras apapun usaha mengatasi naiknya harga BBM, tanpa adanya kenaikan upah tidak akan pernah ada cara terbaik dalam mengatasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik