Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Mempersiapkan Biaya Sekolah tetapi tidak Ikut Asuransi, Bagaimana Caranya?

Biaya sekolah adalah hal yang paling krusial, penting dengan jumlah tidak sedikit. Oleh sebab itulah banyak masyarakat memilih ikut dalam asuransi sehingga lebih terencana, terjamin serta tidak repot menabung mandiri. Masing-masing orang memang mempunyai caranya masing-masing namun tidak semuanya memiliki pandangan sama. Sebagian juga berprinsip tidak menggunakan asuransi, berikut cara mempersiapkan biaya sekolah tanpa asuransi.

Beberapa Cara Mempersiapkan Biaya Sekolah tanpa Asuransi

Jangan khawatir jika tidak mempunyai asuransi untuk biaya sekolah, masih banyak cara lain untuk mempersiapkannya. Tidak harus melalui asuransi karena jalan lainnya pun ada, justru dengan menggunakannya kemungkinan besar sebagian nasabah akan rugi. Mengapa? Terkadang program bank nasabah asuransinya diharuskan juga membayar bunga. Berikut cara-caranya tanpa asuransi.

1. Menabung dengan Sistem Arisan Memilih Bulan Menangnya

Source : banksinarmas.com
Source : banksinarmas.com

Sistem menabung dengan cara arisan dan memilih bulan mendapatkan uangnya sendiri biasanya dilakukan di masing-masing kantor. Bisa juga Anda membukanya sendiri dan menawari beberapa teman karena saat ini teknologi sudah canggih, arisan tidak perlu harus datang lalu berkumpul terutama dengan sistem seperti poin pertama ini.

Dimana Anda bisa memilih ingin mendapatkan arisannya di bulan apa, disitulah kesempatan menabung untuk mempersiapkan biaya sekolah. Oleh sebab itulah masuk ke dalam poin pertama karena memang efektif dan efisien ketika menabung dengan cara arisan tersebut. Namun jika ingin ikut arisan peruntungan bisa hanya saja di agama Islam tidak disarankan, karena seperti judi.

2. Menyisihkan Gaji dengan Hitungan Biaya Sekolahnya

Source : abisgajian.id
Source : abisgajian.id

Menyisihkan gaji sama saja dengan menabung secara mandiri, bedanya hanya disesuaikan dengan hitungan biaya sekolah. Misalkan membutuhkan 5 juta, Anda bisa menabung 500.000 per bulan selama 10 bulan sudah bisa mendapatkannya. Namun dengan cara kedua ini memang dibutuhkan konsistensi yang tinggi.

Dimana uang tersebut tidak boleh disentuh sama sekali, juga per bulan harus mengeluarkan uang sejumlah 500.000. Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja bisa patungan masing-masing mengeluarkan 250.000 setiap bulan sehingga lebih ringan. Namun bagi yang tidak bekerja istrinya tidak masalah karena memang sudah tanggung jawab kepala keluarga.

3. Menjual Aset yang Dimiliki dengan Harga Sesuai Kebutuhan Biaya

Source : katadata.co.id
Source : katadata.co.id

Menjual aset juga menjadi hal yang dibutuhkan ketika ingin mempunyai biaya sekolah untuk anak-anak tanpa asuransi. Barangnya bisa berupa emas, tanah, dan lainnya tentukan saja harganya sesuai dengan kebutuhan biaya sekolahnya sehingga tidak perlu berlebihan semua aset dijual. Biasanya mereka yang tidak mempunyai asuransi cenderung mempunyai aset tersebut.

Dari emas hingga benda bergerak seperti motor dan mobil, namun untuk kedua barang tersebut sedikit sulit menjualnya. Dalam artian tidak cepat, sehingga ketika membutuhkannya diharapkan menjual jauh-jauh hari sehingga bisa tepat sasaran ketika biaya sekolahnya tersebut dibutuhkan.

4. Mengikuti Sistem Pembayaran Cicilan di Sekolah setiap Bulan

Source : sekolahmuridmerdeka.id
Source : sekolahmuridmerdeka.id

Biasanya setiap sekolah akan memberikan sistem pembayaran cicilan, dalam artian pertama kali pendaftaran orangtua tidak diwajibkan membayar penuh. Misalkan biayanya 5 juta, mungkin bisa dicicil 2-3 kali sehingga meringankan semua wali murid yang akan memasukkan anaknya sekolah disana.

Hal tersebut menjadi sistem yang sering dilakukan oleh sebagian sekolah di Indonesia. Tidak heran jika banyak wali murid merasa dimudahkan ketika menggunakan cara tersebut, biasanya jangka waktunya tidak banyak. Misalkan 3 kali berarti akan dibayarkan pada bulan-bulan selanjutnya sehingga masih ada waktu mengumpulkan uang lagi.

5. Fungsikan Dana Darurat yang Sudah Direncanakan Sejak Awal

Source : koinworks.com
Source : koinworks.com

Beberapa orangtua juga akan mempunyai dana darurat yang memang sudah direncanakan sejak awal. Gunakan saja dananya tersebut untuk memasukkan anak ke sekolah tanpa asuransi. Biasanya perencanaan dana darurat ini tidak digunakan sebagai biaya sekolah, lebih pada keadaan mendadak seperti sakit dan sebagainya.

Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan bisa menggunakannya untuk biaya sekolah karena termasuk kebutuhan darurat juga. Oleh sebab itu cara kelima gunakan atau fungsikan saja dananya tersebut, toh juga sebagai tabungan orangtua untuk anaknya.

6. Menabung di Bank dengan Sistem Mandiri tanpa Bunga atau Asuransi

Source : parenting.co.id
Source : parenting.co.id

Menabung mandiri di bank ini lebih aman dan konsisten karena Anda tidak akan bisa dengan mudah mengambilnya. Beberapa bank biasanya memberikan program atau fasilitas menabung tanpa kartu debit, hanya buku tabungan saja. Manfaatkan hal tersebut untuk mempersiapkan biaya sekolah anak.

Pada dasarnya mempersiapkan biaya sekolah ini memang sangat membutuhkan usaha dan upaya bagi orangtua. Oleh sebab itulah perencanaannya harus matang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Kalah Menarik